Goodsyst
Artikel •

Studi Kasus: Rumah Sakit Swasta Mempercepat Pelayanan Farmasi dan Rawat Inap dengan Integrasi SIMRS Berbasis Goodsyst

G Oleh Tim Ahli Goodsyst

1. Problem Alur Pelayanan: Resep Tulisan Tangan dan Data Pasien Terfragmentasi

Sebelum integrasi, dokter menuliskan resep obat secara manual, yang kemudian harus dibawa keluarga pasien ke loket farmasi. Staf apotek sering kali harus menelepon dokter kembali untuk mengonfirmasi dosis obat yang kurang jelas, menyebabkan antrean panjang pasien dan meningkatkan risiko kesalahan pemberian obat (medication error).

2. Integrasi Resep Elektronik (e-Prescribing) dan Inventaris Farmasi Otomatis

Dengan modul terintegrasi Goodsyst, dokter memasukkan resep langsung melalui antarmuka rekam medis elektronik (RME) di ruang poli atau kamar rawat inap. Sistem secara otomatis memvalidasi ketersediaan stok obat di instalasi farmasi, memeriksa potensi kontraindikasi obat, dan mengirimkan pesanan ke apotek sebelum pasien tiba di loket.

3. Penagihan Pasien Otomatis (Integrated Billing) dan Klaim Asuransi Cepat

Seluruh tindakan medis, penggunaan bahan medis habis pakai (BMHP), dan obat yang dikonsumsi pasien rawat inap otomatis terakumulasi dalam satu billing terpadu. Saat pasien dinyatakan boleh pulang, tagihan dapat diproses dalam hitungan menit, lengkap dengan rincian klaim BPJS/asuransi swasta yang rapi dan transparan.

"Digitalisasi rumah sakit yang terintegrasi secara menyeluruh mengembalikan fokus tenaga medis kepada hal terpenting: memberikan perawatan terbaik bagi kesembuhan pasien tanpa terbebani hambatan administrasi."

Tingkatkan mutu pelayanan fasilitas kesehatan Anda dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) modern dan terpadu dari Goodsyst. Jadwalkan demo dan konsultasi sistem kesehatan bersama kami sekarang.

Konsultasikan Kebutuhan Anda

Tertarik dengan solusi di atas? Diskusikan sistem impian bisnis Anda secara gratis bersama tim ahli kami.