Dalam industri distribusi material dan bahan bangunan, penjualan dengan skema termin pembayaran (TOP - Terms of Payment) adalah praktik standar. Namun, proses persetujuan plafon kredit yang lambat dan manual sering kali membuat toko bangunan beralih ke distributor kompetitor. Berikut bagaimana distributor nasional menyelesaikan masalah ini dengan sistem Goodsyst.
1. Masalah: Penilaian Kredit Lambat dan Piutang Macet Meningkat
Sebelum digitalisasi, permohonan kredit pelanggan membutuhkan waktu hingga 4 hari kerja karena berkas fisik harus ditandatangani manual oleh Sales Manager dan Finance Director. Di sisi lain, kontrol terhadap limit kredit yang over-limit sering terlewat, memicu lonjakan piutang tak tertagih.
2. Solusi: Modul Credit Scoring Otomatis dan Validasi Limit Real-Time
Goodsyst membangun modul manajemen kredit terintegrasi ke dalam sistem POS dan ERP distributor. Sistem menghitung skor kelayakan kredit pelanggan secara otomatis berdasarkan riwayat pembayaran historis, rasio perputaran stok, dan limit yang ditetapkan. Order baru yang berada di bawah ambang batas aman langsung disetujui secara otomatis dalam hitungan detik.
3. Hasil: Waktu Persetujuan Turun dari 4 Hari Menjadi 5 Menit
Waktu pemrosesan order kredit terpangkas drastis menjadi hanya 5 menit, meningkatkan kepuasan mitra toko ritel hingga 40%. Tingkat Non-Performing Receivable (piutang macet) turun 30% berkat penguncian otomatis order bagi toko yang menunggak.
"Otomatisasi evaluasi kredit mempercepat persetujuan pesanan dari 4 hari menjadi 5 menit dan menekan risiko piutang macet hingga 30%."
Tingkatkan kecepatan penjualan distribusi B2B Anda tanpa mengorbankan keamanan finansial. Hubungi konsultan ERP Goodsyst via WhatsApp atau Email untuk mendiskusikan otomatisasi manajemen piutang dan kredit bisnis Anda.